Pendahuluan
Jepang adalah salah satu lingkungan bisnis yang paling aman dan transparan di dunia, tetapi juga salah satu yang paling ketat terkait kepatuhan. Startup asing harus memahami persyaratan hukum, pajak, dan regulasi untuk menghindari sanksi, keterlambatan, dan kerusakan reputasi.
Mengapa Kepatuhan Penting di Jepang
Jepang memprioritaskan:
- Akurasi
- Transparansi
- Pelaporan yang konsisten
Kesalahan— bahkan kesalahan pertama kali—dianggap serius.
Area Kepatuhan Utama untuk Startup Asing
1. Pendaftaran & Pengajuan Perusahaan
- Pilih entitas yang tepat (GK atau KK)
- Tunjuk direktur lokal jika diperlukan
- Ajukan laporan tahunan ke kantor pajak dan Biro Urusan Hukum
2. Kepatuhan Pajak
Kewajiban pajak di Jepang mencakup:
- Pajak perusahaan
- Pajak konsumsi
- Pajak perusahaan lokal
- Pajak pemotongan
Perusahaan harus mendaftar, mengajukan laporan berkala, dan menjaga catatan keuangan yang detail.
3. Hukum Ketenagakerjaan
Regulasi ketenagakerjaan di Jepang mencakup:
- Jam kerja
- Kompensasi lembur
- Pendaftaran asuransi sosial
- Keamanan tempat kerja
4. Perlindungan Data & Privasi (APPI)
Undang-Undang Perlindungan Informasi Pribadi mengharuskan:
- Persetujuan yang jelas dari pengguna
- Langkah-langkah keamanan yang memadai
- Penanganan yang tepat untuk transfer data lintas batas
5. Regulasi Khusus Industri
Aturan tambahan berlaku untuk sektor-sektor seperti:
- Fintech
- Kesehatan
- Farmasi
- Impor/ekspor
- Layanan makanan
Tips untuk Tetap Aman Secara Hukum
- Bekerja dengan pengacara perusahaan yang bilingual
- Gunakan alat kepatuhan berbahasa Jepang
- Lakukan audit internal setiap kuartal
Kesimpulan
Kepatuhan bukan hanya kewajiban hukum—ini membangun kepercayaan jangka panjang dengan mitra dan pelanggan Jepang.
Deebo adalah agen ekspansi internasional dan ecommerce lintas batas yang berkantor pusat di Tokyo, bekerja dengan merek asing di seluruh Japan, APAC, dan 40+ pasar di seluruh dunia.