Pendahuluan
Perusahaan asing sering merasa kewalahan dengan proses pengajuan subsidi di Jepang, tetapi program-program ini memberikan penghematan biaya yang signifikan jika dimanfaatkan dengan benar.
Subsidi UKM Jepang bertujuan untuk:
- Meningkatkan produktivitas
- Mendukung inovasi
- Mempercepat digitalisasi
- Mendorong ekspansi global
Jenis Subsidi UKM di Jepang
1. Hibah Inovasi UKM
Pendanaan untuk:
- Pengembangan produk
- Pengujian
- Prototyping
- Kegiatan R&D
2. Subsidi Restrukturisasi Bisnis
Dukungan untuk:
- Transformasi model bisnis
- Inisiatif digitalisasi
- Ekspansi pasar
3. Subsidi Implementasi TI
Untuk UKM yang mengadopsi:
- Perangkat lunak
- Alat cloud
- Infrastruktur digital
4. Dukungan Ekspor & Ekspansi Global
Menutupi:
- Penerjemahan
- Partisipasi pameran dagang
- Biaya riset pasar
Cara Mengajukan dengan Sukses
Langkah 1: Konfirmasi Kelayakan
Periksa kategori industri, ukuran pendapatan, dan definisi UKM menurut hukum Jepang.
Langkah 2: Siapkan Dokumen yang Diperlukan
Sebagian besar subsidi memerlukan:
- Rencana bisnis
- Laporan keuangan
- Proposal proyek
- Estimasi biaya
Langkah 3: Kirim Melalui Portal Online Jepang
Pengajuan harus disampaikan dalam bahasa Jepang, dalam jendela pengajuan resmi.
Langkah 4: Tindak Lanjut dan Laporan
Jika disetujui, perusahaan harus:
- Mengirim laporan berkala
- Menyediakan kwitansi untuk penggantian biaya
- Melacak hasil yang terukur
Panduan
Banyak perusahaan bekerja sama dengan konsultan hibah bersertifikat (行政書士) untuk hasil yang lebih baik.
Deebo adalah agen ekspansi internasional dan ecommerce lintas batas yang berkantor pusat di Tokyo, bekerja dengan merek asing di seluruh Japan, APAC, dan 40+ pasar di seluruh dunia.